Indonesia

Profil dan Biografi Lengkap Joe Taslim

Joe Taslim adalah atlet sekaligus aktor Indonesia yang namanya mulai melejit dan go internasional setelah tampil dalam film Hollywood, Fast and Furious 6 (2013) dan Star Trek Beyond (2016). Joe Taslim sendiri namanya mulai dikenal luas masyarakat usai tampil dalam film aksi fenomenal berjudul The Raid : Redemption (2012). Ingin tahu lebih banyak tentang Profil dan Biografi Lengkap Joe Taslim ? Simak ulasannya berikut ini :

profil Joe Taslim

Profil dan Biodata Joe Taslim

Nama Asli Johannes Taslim
Profesi Atlet, aktor
Tanggal Lahir 23 Juni 1981
Tempat Lahir Palembang
Kewarganegaraan Indonesia
Pasangan Julia Taslim (menikah tahun 2004)
Anak-anak Mika (Anak perempuan), Hiero (Laki-laki) dan Kaara (Anak Perempuan)
Tinggi badan 178 cm
Zodiak Cancer
Terkenal lewat Perannya sebagai serasan Jaka dalam film ‘The Raid’ (2012)

Karir

Sebenarnya, Joe Taslim pada awalnya tidak terjun di dunia akting. Ia merintis karirnya di dunia olahraga bela diri. Sejak kecil, Joe sudah tertarik untuk mempelajari berbagai jenis olahraga bela diri seperti  wushu, judo, taekwondo, dan pencak silat. Namun Joe lebih berminat untuk mendalami seni bela diri judo. Pada usia 16 tahun, Joe begabung dengan tim nasional Judo Indonesia. Joe merupakan atlet judo profesional yang pernah sukses menyabet gelar juara Judo se-ASEAN dan pada tahun 1999, Joe juga berhasil memboyong medali emas di ajang South East Asia Judo Championship di Singapura. Prestasi paling membanggakan yang pernah diraih Joe Taslim adalah, dia berhasil mempersembahkan medali perak untuk Indonesia di ajang bergengsi SEA Games tahun 2007. Joe juga berhasil meraih Medali Emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional di tahun 2008. Namun setelah itu, ia memutuskan untuk pensiun dari dunia olahraga karena dilanda cedera dan banting setir ke dunia peran.

Dia pun mencoba peruntungannya untuk mengikuti beberapa casting. Film yang menjadi deut aktingnya adalah film bergenre horror berjudul ‘Karma’ (2008) garapan sutradara Allan Lunardi. Namun sayang, film tersebut tidak begitu laku di pasaran dan Joe juga sempat mengalami beberapa penolakan  casting selama tahun 2009. “Tahap casting menurut saya adalah tahap pencarian,” ungkap Joe. “Selama rentang waktu 2008-2009, saya pernah casting buat film-film yang mau produksi dan enggak pernah kepakai.” kenang Joe tentang kisah awal karirnya di dunia acting.

Akhirnya Joe mendapatkan terobosan karirnya setelah ia mendapat tawaran bermain dalam film ‘The Raid’ (2012). Melalui perannya sebagai Sersan Jaka, anggota pasukan elit yang akan meringkus target operasi di apartemen yang menjadi sarang gembong narkotika terkenal tersebut, nama Joe Taslim mulai dikenal luas oleh masyarakat.

Film yang disutradarai oleh Gareth Evans sukses besar, tidak hanya di dalam negeri tapi juga hingga manca Negara. Film ini ditayangkan perdana dalam ajang Festival Film Internasional Toronto 2011, dan mampu menarik perhatian para kritikus film manca Negara, dan menganggap film yang juga dibintangi oleh Iko Uwais tersebut merupakan salah satu film bergenre action terbaik Indonesia.  The Raid pun memperoleh penghargaan The Cadillac People’s Choice Midnight Madness Award, dan menjadi film Indonesia pertama yang paling berhasil di level internasional. Bahkan, rumah produksi populer Sony Pictures, ingin merilis film tersebut secara internasional dengan judul “The Raid: Redemption”.

Setelah kesuksesan The Raid, nama Joe Taslim semakin dikenal dikalangan industry Hollywood. Taslim kemudian mendapat tawaran untuk bermain dalam film laga horor pertama buatan HBO Asia, yang berjudul ‘Dead Mine’, yang dirilis di sejumlah negara Asia pada September 2012 dan ditayangkan perdana di semua saluran televisi HBO Asia. Tak hanya itu, Joe juga memperoleh kesempatan emas untuk bermain di film Hollywood arahan sutradara Dustin Lin, beradu akting dengan aktor papan atas dunia, Vin Diesel dan Dwayne Johnson, dalam film ‘Fast and Furious 6’. Dalam film yang tayang pada tahun 2013 itu, Joe berperan sebagai Jah, seorang ahli bela diri dan parkour berdarah Asia yang menjadi anak buah dari tokoh antagonis, Shaw (diperankan oleh Luke Evans).

Di tahun 2013 pula, Joe juga bermain dalam film bergenre religi, berjudul ‘La Tahzan’. Dalam film arahan Danial Rifki tersebut, Joe beradu acting dengan Atiqah Hasiholan, dan berperan sebagai seorang fotografer Jepang, yang rela berpindah keyakinan demi mendapatkan cinta pujaan hatinya, Viona (Diperankan oleh Atiqah).

Di tahun 2016, Joe bermain dalam film multi bintang Hollywood, ‘Star Trke Beyond’. Film yang disutradarai Justin Lin ini juga dibintangi oleh sederet artis ternmama seperti Zoe Saldana, Simon Pegg, Anton Yelchin, Karl Urban, John Cho dan Sofia Boutella. Star Trek Beyond tayang lebih dulu di Indonesia pada 20 Juli 2016. Sedangkan di Amerika, Star Trek Beyond baru ditayangkan 22 Juli 2016. Dalam film tersebut, Joe berperan sebagai Manas, tokoh alien yang menjadi salah satu musuh yang dihadapi Chris Pine yang memerankan karakter James Kirk.

Tapi jangan harap, kita akan bisa mengenali wajah asli Joe Taslim dalam film Star Trek. Menggunakan topeng khusus serta kostum yang lumayan berat menjadi tantangan bagi Joe Taslim. “Manas ini saya pakai topeng yang dirancang khusus. Dan itu lumayan berat bangat,” ujar ujar Joe Taslim beberapa waktu lalu.

Sedangkan pada tahun 2017, ia kembali berperan untuk film Indonesia bertajuk ‘Surat Kecil Untuk Tuhan’ yang merupakan film adaptasi dari novel dengan judul yang sama bersama Bunga Citra Lestari, Lukman Sardi, Ben Joshua, Aura Kasih, dan lainnya. Dalam film bergenre drama produksi Falcon Films tersebut, Joe berperan sebagai tokoh Martin, dokter muda asal Indonesia yang baik hati dan membuat tokoh Angel (diperankan BCL) jatuh cinta.