Pemain Bola

Profil dan Biodata Lengkap Mesut Ozil

Mesut Özil merupakan pemain sepak bola asal Jerman yang bermain di klub Arsenal dan Timnas Jerman. Özil meraih popularitas di dunia internasional berkat peremainan cemerlangnya dalam perayaan Piala Dunia 2010, dan dinominasikan untuk penghargaan Golden Ball Award. Kelihaiannya dalam menyediakan assist untuk rekan setimnya telah banyak disbanding-bandingkan dengan legenda Real Madrid, Zinadine Zidan. Bahkan ia masuk dalam jajaran penyedia assist tertinggi di Piala Dunia 2010 dan Piala Euro 2012. Ingin tahu lebih dalam tentang Profil dan Biodata Lengkap Mesut Ozil ? simak ulasannya berikut ini :

profil mesut ozil

Profil dan Biodata Mesut Özil

Nama Asli Mesut Özil
Profesi Pemain sepak bola
Tanggal Lahir 15 Oktober 1988
Tempat Lahir Gelsenkirchen, Jerman Barat
Kewarganegaraan Jerman
Tinggi   180 cm
Posisi pemain Gelandang serang
Klub Arsenal (2013-sekarang)
Terkenal lewat Penampilan cemerlangnya dalam Piala Dunia 2010 saat membela Jerman

Karir

Pada usia 6 tahun, Ozil mulai bermain sepak bola dan bergabung di beberapa klub kecil di Gelsenkirchen. Setelah itu, ia bermain selama lima tahun untuk klub Rot-Weiss Essen. Di tahun 2005, Ozil bergabung dengan salah satu klub elit Jerman, Schalke 04.

Dia diposisikan sebagai seorang gelandang dan memakai angka 17 sebagai nomor punggungnya, setelah memulai sebagai playmaker dan gelandang serang tengah menggantikan posisi Lincoln yang ditangguhkan dalam pertandingan Ligapokal melawan Bayer Leverkusen dan Bayern Munich. Setelah bergabung di tim utama Schalke, ia digambarkan sebagai “the next big thing”. Namun, ia menolak tawaran dari Schalke 04, karena mengklaim bahwa gaji tahunan sebesar € 1,5 juta tidak akan cukup, sehingga akhirnya Ozil memutskan untuk pindah ke Werder Bremen pada Januari 2008.

Pada 31 Januari 2008, Ozil pindah ke Werder Bremen dengan nilai transfer €5 juta dengan kerjasama kontrak hingga bulan Juni 2011. Di Werder Bremen, Ozil mendapat jersey nomor 11. Ia mencetak gol pertamanya di Bundesliga saat membela Bremen yang melawan Karlsruher SC.

Meski Bremen gagal melewati musim 2008-09 dan berakhir dengan poin yang mengecewakan, Ozill tetap memberikan dampak yang signifikan dalam sebagian besar pertandingan. Musim 2009-10 adalah musim yang membahagiakan bagi Ozil di Bremen. Ia berhasil mengantarkan Bremen menduduki operingkat tiga di Bundesliga, dan membuatnya meraih predikat pemain terbaik di paruh musim pertama.

Bermain bagus dan gemilang dalam Piala Dunia 2010, menjadikan Ozil berhasil masuk dalam jajaran pemain top Eropa. Ia pun dilirik oleh beberapa klub elit Eropa seperti Barcelona, Arsenal, dan Real Madrid.

Pada 17 Agustus 2010, Bremen mengumumkan bahwa mereka berhasil mencapai kesepakatan dengan klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid untuk transfer Ozil. Nilai transfernya dipercaya berada di kisaran €15 juta. Saat penandatanganan kontrak, Ozil mengatakan, “Saat ada tawaran dating dari Real Madrid, tak ada keputusan yang harus dibuat. Jujur saja-kamu tidak akan menolak klub ini. Aku sebenarnya tidak terburu-buru untuk hengkang dari Bremen, namun ini adalah salah satu klub yang pasti kamu bilang ‘Iya’. Mereka adalah sebuah institusi, klub dengan sejarah dan stadium yang fantastis, dan skuadnya penuh dengan pemain kelas dunia. Prospek bermain di Bernabeu sangat menakjubkan.”

Ozil membuat debutnya di Real Madrid pada 22 Agustus 2010 dalam sebuah laga persahabatan melawan Hercules, di mana Madrid menang 3-1. Sebelum musim LA Liga dimulai, Ozil sempat bergonta ganti nomer jersey. Dalam masa pre-season, ia diberi nomor 26, dan nomor 19 untuk laga debutnya. Namun semenjak Rafael van der Vaart hijrah ke Totteham Hotspur, ia kembali diberi nomor 23.

Ozil mulai mengenakan jersey bernomor punggung 10 untuk Real Madird dalam musim 2011-12, yang member sinyal bahwa sang manajer, Jose Mourinho telah mulai intens menggunakan pemain Timnas Panser ini sebagai pemain utama. Pada 14 Agustus 2011, Ozil mnecetak gol pertamanya saat melawan Barcelona dalam laga El Clasico di leg pertama Piala Supercopa de Espana.

Dengan kedatangan Luka Modric sebelum permulaan musim, beberapa media mengklaim bahwa Ozil tidak senang berada di Real Madrid, namun ia menampik gossip tersebut dan menyatakan dia senang di klub. Namun selang beberapa waktu, tepatnya pada 2 September 2013, Ozil setuju untuk bergabung dengan klub asal Inggris, Arsenal. Baik nilai gaji maupun durasi ontrak tidak dibeberkan ke public, namun banyak yang bilang itu sekitar €50 juta Euro untuk kerjasama lima tahun. Tentu nilai transfer ini menjadikannya sebagai pemain sepakbola Jerman termahal sepanjang masa. Di Arsenal Ozil mengenakan jersey bernomor 10 dan berada di posisi gelandang serang tengah.

Ozil berkomentar soal transfer, “Pada akhir pekan, saya yakin saya akan tinggal di Real Madrid tapi setelah itu saya sadar bahwa saya tidak memiliki kepercayaan baik dari pelatih atau atasan. Saya adalah pemain yang membutuhkan kepercayaan ini dan itulah yang saya rasakan dari Arsenal, sehingga Itulah sebabnya saya bergabung.” Dalam konferensi pers pertama Özil, dia berkata:” Saya akan datang ke sini secara gratis, itu tidak akan menjadi masalah. ” Özil juga menyatakan bahwa Arsène Wenger memainkan peran penting dalam keputusannya: “Ketika saya berbicara dengan Arsene Wenger di telepon, dia penuh rasa hormat, dan sebagai pemain, saya memerlukannya.” Beberapa pemain Real Madrid konon katanya tidak puas dengan keputusan  Özil untuk keluar dari klub, termasuk Cristiano Ronaldo, yang mengatakan, “Dia adalah pemain yang paling tahu gerak saya di depan gawang … Saya marah dengan kepergian Ozil.”

Di arsenal Ozil mengenakan jersey dengan nomer 11. Özil melakukan debutnya untuk Arsenal dalam pertandingan liga tandang mereka ke Sunderland pada 14 September 2013. Dia membantu gol Olivier Giroud di menit ke-11 pertandingan mengantarka mereka menang 3-1. Tiga hari setelah itu, ia membuat debut Liga Champions untuk Arsenal melawan Marseille.

Kehidupan pribadi

Ozil merupakan keturunan ke tiga dari keluarga berdarah Turki-Jerman. Dia pun menggambarkan hubungan ini dengan tipe permainan sepakbolanya sebagai berikut : “Teknik dan perasaan saya untuk bola adalah dari sisi Turki dalam permainan saya. Disiplin, sikap dan selalu memberikan yang terbaik adalah sisi Jerman.

Dalam urusan asmara, menjadi sosok pemain bola yang terkenal di seantero dunia, tentu membuat Ozil selalu dikelilingi oleh wanita-wanita cantik. Ozil diketahui pernah menjalin hubungan dengan beberapa wanita diantaranya adalah Mesut Özil has been in relationships with Melanie Rickinger (2014 – 2015), Mandy Grace Capristo (2013), Aida Yespica (2012) and Anna Maria Lagerblom (2009 – 2010).

Gosip terbaru, gelandang Arsenal tersebut telah berkencan dengan Amine Gulse, pemenang Miss Turkey tahun 2014, pada akhir tahun 2016. Dan media Turki melaporkan bahwa Ozil sekarang akan menikah dengan petenis berusia 23 tahun tersebut di musim panas tahun 2017 ini. Bahkan Amine Gulse dan Ozil pun terlihat sama-sama mengenakan cincin pertunangan. Mereka berdua juga dilaporkan pernah mengunjungi dua hotel terkemuka di Istanbul yang diduga akan dijadikan sebagai lokasi pesta pernikahan.

Penghargaan

Timnas Jerman

  • FIFA World Cup: 2014; posisi ke 3 2010
  • UEFA European Championship U-21: 2009

Individual

  • Germany Player of the Year Award (Pemain Terbaik Jerman): 2011, 2012, 2013, 2015
  • Bundesliga top assists: 2009–10
  • FIFA World Cup top assists: 2010
  • Nominator FIFA World Cup Golden Ball: 2010
  • FIFA World Cup 2010 Man of the Match: Ghana vs Germany
  • UEFA Champions League top assists: 2010–11
  • La Liga top assists: 2011–12
  • UEFA European Championship top assists: 2012
  • UEFA European Championship Team of the Tournament: 2012
  • UEFA Team of the Year: 2012, 2013
  • Premier League top assists: 2015–16
  • Arsenal Player of the Season: 2015–16
  • UEFA Best Player in Europe Award: posisi ke 10 2012
  • FIFA Ballon d’Or: 2010 (posisi 13), 2011 (posisi 11), 2012 (posisi 14), 2013 (posisi 16)